Showing posts with label Air Terjun. Show all posts
Showing posts with label Air Terjun. Show all posts

Friday, April 19, 2019

Destinasi Wisata Alam Air Terjun Di Kab. Lebak Banten ( Banten Selatan )

Berikut ini merupakan beberapa destinasi wisata alam air terjun yang berada di kabupaten lebak propinsi banten-indonesia yang pernah di jelajahi atau di explore oleh kami Team Ngaprak Leuweung.

Air Terjun tersembunyi di kabupaten lebak
Curug Kadu Punah
Air terjun atau Curug Kadu Punah ini berlokasi di daerah kawasan pertambangan cirotan Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak - Banten, yang pernah dikelola oleh PT. ANTAM Cikotok. Keindahan yang bisa kita nikmati dari curug ini adalah besarnya air terjun yang jatuh dari ketinggian lebih dari ratusan meter.

Untuk mencapai kesana diperlukan kendaraan yang tahan banting gan, kami rekomendasikan untuk menggunakan sepeda motor yang memang dikhususkan untuk menjelajahi medan yang berat, karena memang kondisi jalan yang masih berbatu dan tanah.

Untuk Info lokasi dan video serta kondisi air terjun tersebut bisa di lihat di postingan berikut ini >> Curug kadu Punah


Air Terjun tersembunyi di kabupaten lebak
Curug Ciporolak
Air terjun ciporolak merupakan salah satu wisata alam yang berada di lokasi Kampung Lebak Picung Desa Hegar Manah Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak - Banten, suasana alam yang masih asri dan dengan udara yang sejuk. Bagi kalian yang suka dengan wisata alam, tempat ini bisa dijadikan alternatif tempat liburan yang wajib dikunjungi, selain masih alami air terjun ini pun bisa membuat kalian ketagihan dengan suasana alamnya.Tapi, kami sarankan gunakan sendal gunung untuk mempermudah kalian dalam perjalanan, satu lagi jaga kelestarian alamnya jangan buang sampah sembarangan dan jadilah petualang yang baik.


Untuk info kondisi dan suasana Air Terjun Ciporolak silahkan kunjungi postingan berikut ini >> Curug Ciporolak

3. Air Terjun Bentang ( Cisungsang )

Air Terjun tersembunyi di kabupaten lebak
Curug Bentang
Air terjun yang berlokasi di daerah adat kasepuhan cisungsang ini agak sedikit unik, karena air terjunnya yang jatuh ke aliran sungai yang melintang sehingga seolah2 seperti membelah sungai. Untuk menuju TKP harus persiapkan mental dan perbekalan yang cukup. Curug bentang juga merupakan salah satu air terjun yang berada di daerah lebak banten selatan.

Untuk info kondisi jalan dan suasana di Curug Bentang ini silahkan kunjungi Postingan berikut ini. >> Curug Bentang

4. Air Terjun Ciemas ( Cisitu )

Destinasi Wisata Alam di Kabupaten Lebak Banten - Indonesia
Curug Ciemas
Air Terjun atau Curug ciemas ini memiliki beberapa air terjun dalam 1 lokasi yang berdekatan, katanya sih ada 4 sampai 5 curug, dari rasa penasaran ini lah kami mencoba untuk mengexplore air terjun tersebut. Sebenernya sih dah lama denger cerita soal curug ini cuma baru kali ini kami bisa punya kesempatan untuk kesana. Untuk dapat masuk ke cisitu bisa dilalui melalui Jalan lintas bayah-cikotok dan dari arah Jawa Barat yaitu Cimaja pelabuhan ratu. Titik poin pertigaan atau simpang berada di daerah pasir kuray kemudian melewati daerah kasepuhan cisungsang sampai kita menemukan perkampungan maka kita sampai ke cisitu.

Untuk info kondisi jalan dan suasana di Curug Ciemas ini silahkan kunjungi Postingan berikut ini. >> Curug Ciemas

5. Air Terjun Kanteh ( Cikatomas )


Curug Kanteh
Air terjun yang ada di desa Cikatomas Kecamatan Cilograng kabupaten Lebak - banten ini sebenarnya memiliki beberapa air terjun tapi yang biasa dikunjungi hanya 1 air terjun, itu pun air terjunnya gambungan dari 3 air terjun yang berundak-undak. Sumber air terjun ini berasal dari mata air cikahuripan yang berada di kecamatan cibeber, kemudian airya mengalir melawati kecamatan cilograng dan bermuara di kecamatan Bayah. untuk dapat mengakses ke tempat tersebut kita harus berjalan kaki sekitar Kurang Lebih 45 Menit.
Air terjun ini (Curug Kanteh) bisa terlihat jelas di Jalur Jalan Lintas Propinsi banten - Jawa Barat, 

Untuk info kondisi jalan dan suasana di Curug Kanteh ini silahkan kunjungi Postingan berikut ini. >> Curug Kanteh

6. Air Terjun Batu Aul ( Perbatasan Cikatomas - Cidikit )

Destinasi Wisata di Kabupaten Lebak banten - Indonesia
Curug Batu Aul
Air Terjun yang terletak di antara dua kecamatan ini berada di lokasi Nagajaya yang menjadi batas antara kecamatan Cilograng dengan Kecamatan Bayah, tepatnya berada antara Desa Cikatomas ( Cilograng ) dengan Desa Cidikit (Bayah) air tejun ini memiliki debit air kecil tapi cukup besar jika terjadi hujan, di sini terdapat beberapa air terjun yang lumayan cukup tinggi, walaupun ada beberapa air terjun yang cukup pendek, tapi buat kalian yang memang pencinta air terjun, disini cukup mantap jika hanya untuk bermandi dan berfoto-foto, 

Untuk info kondisi jalan dan suasana di Curug Batu Aul ini silahkan kunjungi Postingan berikut ini. >> Curug Batu Aul

7. Air Terjun Lebak Beungang ( Cisitu )

Destinasi Wisata Alam di Kabupaten Lebak Banten - Indonesia
Curug Lebak Beungang
Cisitu tak habis memberikan kejutan Alamnya, disini selain ada Air Terjun Ciemas, ternyata masih ada Air terjun yang lain, salah satunya Air Terjun Lebak Bengang, Walau dari namanya terdengar tidak Cihuy, tapi keindahan dan suasana nya sangat Cihuy. Kami memberikan Julukan Air Terjun Sebagai Green Canyon nya Cisitu, Karena Kondisi nya air terjun yang di apit dua tebing yang hijau dari kedua sisi, membuat air disini begitu dingin dan segar, pokonya jika kalian berkunjung kesini gak bakalan membuat kalian Kecewa. 

Untuk info kondisi jalan dan suasana di Curug Leubak Beungang ini silahkan kunjungi Postingan berikut ini. >> Curug Lebak Beungang

Friday, July 28, 2017

Ngaprak ke Curug Lebak Bengang (Green Canyon)

Ngaprak Leuweung Air Terjun yang ada di kab. Lebak Banten
Curug Lebak Bengang
Curug Lebak Bengang - Loc. Kmp. Cisitu, Desa. Situmulya, Kec. Cibeber, Kab. Lebak.

Artikel by : Kang Warith Arkaan

Assalamualaikum wr.wb…!!!
Ngaprak Leuweung……………………Leuleuweungan !!!
Hi Ngaprakers, kembali lagi kami Ngaprak Leuweung mencoba mengaprak ke daerah cisitu yang belum habis memberikan kejutan-kejutan keindahan alamnya. sebenernya kegiatan ngaprak yang kami lakukan ini udah lama, karena banyak kesibukan ( cie.. admin sok sibuk hehe) makanya baru bisa posting artikelnya sekarang.


Sabtu, 20 mei 2017 satu minggu sebelum puasa kami melakukan acara ngaprak untuk menyambut bulan puasa tahun ini. 
Setelah malakukan janji untuk berkumpul jam 10.00 pagi di tempat biasa, seperti biasa saya selalu yang pertama datang di tempat berkumpul yang sudah di tentukan, tak lama neng caca menyusul dari arah cisolok bersama kang yanyan, kami ngobrol-ngobrol  sambil minum-minuman ringan tibalah kang irfhan dan kang rafid yang telatnya hampir 1 jam dengan beribu alasan yang sudah saya hafal…heheheh…(selalu ada alasan untuk datang terlambat).

Tak lama kang ferdy dan kang reza datang dari sukabumi (katanya ngebut dari sana-nya), tapi keselamatan adalah yang utama dengan mereka sudah tiba di tempat yang sudah dijanjikan dan kami membeli perbekalan untuk ngaprak karena kami akan mendirikan tenda dan menginap sebelum menuju kecurug lebak bengang ini, karena lokasinya akan indah kalau dikunjungi pagi hari.
Setelah semua perbekalan kami persiapkan dan semua sudah siap, kami berenam berangkat menuju base camp kasepuhan cisitu yang disana sudah di tunggu teman-teman ngaprak yang lain ada kang wadin, kang ute, dan kang dida.

Ngaprak Leuweung Air Terjun yang ada di kab. Lebak Banten
Berfose dulu sebelum melanjutkan ke TKP
Tibanya kami di sana, kami beristirahat sebentar dan membicarakan rencana dan jalan yang akan di ambil, dan kami memutuskan untuk membawa kendaraan, karena jalan yang dilalui bisa meggunakan kendaraan roda dua.
Setelah persiapan dan pengecekan ulang perlengkapan ngaprak sudah selesai, kami akhirnya berangkat tepat pukul 04.00 sore. Dan tiba dilokasi peristirahatan yang biasa dilalui oleh orang-orang yang akan pergi ke kebun dan kesawah. Kami menaiki dataran yang lebih tinggi untuk mendirikan tenda sebagai tempat peristirahatan kami malam ini, setelah tenda terpasang kami berkumpul dan bercerita sambil beristirahat.

Ngaprak Leuweung Air Terjun yang ada di kab. Lebak Banten
Piss Men.. Airnya bikin beku brrrr....
Besoknya hari Minggu 21 Mei 2017. Tepat jam 07.00 pagi setelah pembongkaran tenda, sarapan dan perapihan semua perlengkapan, kami meneruskan perjalanan kembali menuju curug lebak bengang.

Tepat pukul 08.00 pagi kami tiba di ujung jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menuju curug lebak bengang, setelah kurang lebih 30 menit perjalanan menuju lokasi akhirnya kami tiba di curug lebak bengang ini, yang pertama kami lakukan adalah bersyukur dan berterima kasih kepada Allah swt karena telah memberikan kami keindahan alam yang sangat indah.

Ngaprak Leuweung Air Terjun yang ada di kab. Lebak Banten
( Ferdy )Loncaaattt Brooo...
Kang rafid bilang ini Green Canyon Banten, saya bilang ini percikan surga dan kami tertawa bersama sambil menikmati keindahan alam ini.
Kami melakukan ritual mandi dan bersuka ria di air terjun yang suhu airnya masih dingin dan segar sambil menikmati teh hangat, sungguh indah pemandangan ini dan menyesal bila kita melewatkan berkunjung ke cisitu tanpa mengunjungi curug lebak bengang ini, walaupun namanya kurang cihuy tapi di jamin pemandangannya bikin betah dan gak mau buru-buru pulang.

Kami rekomendasikan untuk menuju ke sana harus menggunakan motor yang tenaganya masih oke (bagus) karena jalan kesana banyak turunan dan tanjakan dan sebagian jalannya masih tanah yang bila di lalui pagi hari akan sangat licin sekali.

Ngaprak Leuweung Air Terjun yang ada di kab. Lebak Banten
Jump and go Forward as long as you can 
Memang keindahan alam tidak bisa kita nikmati dengan mendengar cerita dan melihat foto-foto dari teman atau dari media sosial, keindahan alam bisa kita nikmati dengan mendatangi dan melihat langsung dengan mata sendiri, tapi kami disini mencoba berbagi untuk para penikmat alam bahwa belakang rumah itu indah mari kita jaga dan merawatnya.

Bila ingin ikut ngaprak bareng kami bisa meng add facebook dan instagram kami di @ngaprak leuwung.



 berikut ini video curug lebak beungang cisitu





Saturday, June 10, 2017

Ngaprak Leuweung : Explore Curug Batu Awul ( Bojonglaya )

Air terjun di kabupaten lebak, banten
Curug Batu Aul
Assalamualaikum wr.wb
Hi Ngaprakers…..saya Warith Arkaan mencoba membuat artikel nih, walaupun sebenarnya dengan sedikit paksaan dari kang Fhan…ha ha ha ha ha.
Minggu,  19 Maret 2017.

Walaupun awalnya cukup ragu untuk melanjutkan trip karena waktu sudah terlalu siang yaitu pukul 12.00 wib tapi di dasari rasa penasaran akan adanya curug (air tejun) di daerah Bojong Laya (awalnya kami fikir daerah sana ternyata masih kp. Naga Jaya) saya mencoba menghubungi teman-teman yang lain yaitu kang Fhan de vart, kang Rawa dan Neng Chaca untuk trip kesana.

“bro, ke curug yu yang ada di Bojong laya penasaran nih” kang Fhan berbicara sambil jalan
“hayu, siap coba hubungi yang lain” saya menjawab
“ok, saya ngomong ke rawa dulu” kang fhan sambil menghubungi kang rawa via telpon
“wa, urang ka curug yu nu aya di bojong laya” saya membuka obrolan
“kapan a,? sekarang?” rawa menimpali
“iya sekarang mumpung ada waktu” saya berujar
“ok, saya hubungi chaca siapa tau dia mau ikut”, dan kang rawa mencoba menghubungi chaca untuk mengkonfirmasi dan Chaca pun mengiyakan untuk ikut.

Lalu kang rawa menjemput Chaca yang kebetulan rumahnya sangat jauh dari lokasi best camp Ngaprak Leuweung membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan bulak balik.

Air terjun di kabupaten lebak, banten
Ngaprakers : dari kiri Fhandevart, Rawa, Saya (warith)
Setelah semuanya berkumpul tepat pukul 14.00 wib kami mempersiapkan perbekalan yang akan menemani perjalanan kami menuju curug. Dan perjalananpun di mulai dengan mengendarai motor berpasangan saya dengan kang fhan, rawa dengan neng chaca.

Perjalanan lancar di awal keberangkatan karena jalanan masih beraspal setelah 10 menit perjalanan menuju simpang kp.naga jaya jalanan mulai jelek menuju jembatan , kemudian dari jembatan kira-kira 10 meter jalanan menanjak dan motor yang saya tumpangi tidak naik di tanjakan dan terpaksa harus berjalan kaki sampai jalanan yang sedikit datar maklum motor yang saya tumpangi motor matic dan tenaganya sudah tidak joss lagi.

Perjalanan mulai dilanjutkan dan bergantian jalan kaki antara saya dengan kang Fhan, kami menyempatkan bertanya dengan ibu-ibu yang sedang beristirahat di pinggir jalan dan menanyakan apakah betul ada curug di daerah sana dan bisa di kunjungi atau tidak,

“ibu punteun, numpang naros” kang fhan mencoba membuka obrolan
“mangga jang, bade kamarana kitu iyeu” ibu itu menjawab
“puguh bade naros bu, ari di daerah bojong laya aya curug atanapi teu aya” kan Fhan menanyakan
“oh muhun aya” ibu itu menjawab lagi
“ka palih mana nya bu jalana upami bade kaditu” kang Fhan sedikit kepo
“anu caket mah lewat kp. Ciseel 2 lewat jalur irigasi” si ibu menjawab lagi
“tiasa motor teu nyah kaditu” kang fhan makin kepo
“teu tiasa upami motor mah, cobi weh kin di tonggoh naroskeun deui wae” si ibu memberikan solusi
“nya haturnuhun atuh ibu upami kitumah, punteun ngaganggu, mangga ibu” kang fhan mengakhiri obrolan sambil pamitan
“mangga” si ibu menjawab pamit kang fhan.

Perjalanan berlanjut sampai kp. Naga Jaya dan kami masih penasaran akan jalan yang akan di lalui oleh kami dengan jalur terdekat karena waktu yang sangat terbatas dan sangat kebetulan sekali kami bertemu dengan warga kp. Naga jaya dan menanyakan kembali perihal jalan yang terdekat yang bisa kami lalui.

“kang punteun bade naroskeun, terang curug batu awul teu?” sekali lagi saya kepo karena tidak puas dengan oborlan kang fhan yang sudah menanyakan dengan ibu-ibu tadi.
“muhun aya, jalana ka palih ditu lewat kp. Naga jaya kin aya lapangan, teras weh kaditu kin pendak jembatan tidinya ka palih kenca” si akang duduk di atas motor yang gak sempat menanyakan namanya menjawab
“kira-kira tiasa motor teu kadituna kang?” kepo makin menjadi
“teu tiasa kang” si akang menjawab.
“nya atuh haturnuhun kang, mangga” kami mengakhiri obrolan kami dan segera melaju sesuai dengan petunjuk dari si akang yang baik hati.

Kami bergegas mencoba melewati jalan yang beraspal tapi sudah mengelupas dengan meninggalkan batu-batu sebagai pondasi jalan, setelah 12 menit kami menemukan jembatan yang di tunjukan si akang , dan ternyata kita ketemu lagi dengan akang yang tadi menyusul.

“muhun kang kadinya jalana” si akang sambil menunjukan jarinya untuk memberikan arah kepada kami
“ari nyimpen motor palih mana nya kang?” saya menanyakan (walaupun motor lama tapi kalo hilang saya nangis juga)
“aman kang didiyeumah moal kunanaon” si akang meyakinkan kami
“ok kang haturnuhun kang” kami memarkirkan motor kami di sebelah penggilingan padi yang tidak beroprasi saat itu.

Setelah berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing kami berjalan menyusuri sawah dan menyebrang sungai dengan formasi kang fhan paling depan, di susul kang rawa dan neng chaca dan saya terakhir, disinilah sebetulnya perjalanan kami dimulai.

Air terjun di kabupaten lebak, banten
Curug Batu Aul 2
Ada dua pilihan jalan yang harus di pilih (seperti hidup pilihan selalu ada) yang pertama menyusuri aliran sungai dan yang kedua menaiki bukit, kami memilih yang kedua dengan formasi berubah kang rawa yang di depan, terdengar bunyi gemuruh air terjun dan kami mulai tersenyum wah dekat lagi nih batin saya berbicara, ternyata jalan yang curam terlihat didepan dengan bantuan batang-batang pohon akhirnya kami bisa tiba di curug yang kami fikir itu curug tertinggi disana.

Kami tiba tepat di atas curugnya dan memilih untuk ke hulunya berharap masih ada air terjun dan memang ada dengan ketinggiannya kira-kira 1 ½ meter, dan kita ke kembali ke arah hilir dan harus memutar jalan karena akses kesana sangat sulit, tiba di lokasi curug batu awul I dengan ketinggian kira-kira 5-6 meter kami sempatkan ngopi dan foto-foto untuk dokumen ngaprak leuweung. Kemudian kang rawa bilang.

“a, sepertinya curug yang paling tinggi ada di hilir karena suara gemuruhnya sangat kencang dari arah sana” kang rawa menunjuk ke arah hilir
“oke kita kesana” saya mengiyakan dan langsung mengecek kearah yang di tunjukan kang rawa

Air terjun di kabupaten lebak, banten
Ngaprak Leuweung
Ternyata memang ada curug-curug dengan ketinggian 3 sampai 4 meter disana, dan kami berdua masih penasaran mencoba menerobos jalur irigasi dan sedikir berusaha ke arah hilir lagi dan subhanallah maha bedar Allah dengan segala ciptaannya. Curug dengan ketinggian lebih dari 20 meter dan saya tepat pas di atasnya dengan diberikan pemandangan pesawahan dan Quarry PT. Cemindo Gemilang indah banget kyak liat gebetan lewat terus senyum kekita (aga-aga gimana gitu yah), saya berdua dengan kang rawa bergegas kembali ke lokasi curug pertama untuk menginformasikan ke kang fhan dan neng chaca yang tadi kami tinggalkan.
Air terjun di kabupaten lebak, banten
Curug batu Aul 1

Ternyata tanpa ada kode-pun mereka sudah menyusul kami dengan perbekalan yang kami bawa dari best camp (kontak batin kali yah..hehehehe). Dengan menginformasikan curug yang tinggi itu kami bergegas mencari jalan menuju kesana dengan komando dari kang rawa di depan, neng chaca dan saya di susul kang fhan dan saya menuju dasar air terjun batu awul II, sempet terpleset sedikit dan tergoresnya tangan ini kami tetap semangat karena suara gemuruhnya semakin seksi di telinga kami dengan perasaan tak sabar seperti mau lamaran ke pacar, kami bergegas dan Alhamdulillah bro kami tiba dengan selamat dan berucap syukur kehadirat illahi robbi karena telah menganugrahkan tempat yang indah di desa kami selain curug kanteh dan curug lain-lainnya.

Kami relaksaksi sebentar dan mandi seperti anak kecil yang di bolehkan main air sama orang tua dengan rasa riang gembira (pokoknya serunya gak bisa di tuliskan tapi bisa dilihat di video yang kami sediakan untuk disaksikan bersama-sama).
Air terjun di kabupaten lebak, banten
Mandi dulu guys biar seger,, brrrrrr....
Tepat pukul 5 kami rasa cukup untuk menikmati ciptaan Allah yang indah dan tidak ada habisnya ini. Kami pulang dengan mengikuti jalur yang tadi kami lewati meuju curug batu awul I dan mencoba merayap disamping curug karena jalan yang memutar terlalu jauh, Alhamdulillah tidak mengahabiskan waktu lama kami sudah ada di atas curug ciaul I dan mencoba kearah hulu ternyata jalan nya sangat dekat tanpa menghabiskan waktu lama seperti kami memulai awal perjalanan…
Setelah kami telusuri nama curug yang kami kunjungi bukan curug bojong laya tapi curug batu awul, ternyata memang benar pepatah tak kenal maka tak tau nama dan jalan…hahahahah….

tonton video nya dan jangan lupa untuk like, share dan subscribe



Begitulah temans perjalanan kami menuju kecurug batu awul l dan II.

salam ngaprak leuwung #leuleuweungan

Wabilahitaufik walhidayah wasalamualaikum wr.wb

Wednesday, March 1, 2017

Ngaprak Leuweung : Curug Ciemas Cisitu Desa Situ Mulya - Part 3

Setelah memposting 2 artikel sebelumnya tentang perjalanan kami menuju curug ciemas, berikut ini postingan yang terakhir dari perjalanan tersebut.

Air Terjun yang berada di Lebak, Banten - Indonesia
Curug Ciemas 3
Postingan kami sebelumnya :

langsung aja ya gan ga usah banyak basa basi, soalnya ane orangnya gak bisa berbasa-basi, hehehe...
Setelah merasa cukup untuk pengambilan gambar di Curug yang ke dua kami pun bermaksud untuk melanjukan perjalanan menuju curug yang ke tiga, untuk melalui jalur ini diperlukan konsetrasi penuh karena kita akan menyusuri tebing dengan tingkat kemiringan hampir 90 persen.



Air Terjun yang berada di Lebak, Banten - Indonesia
Kondisi trek menuju curug ciemas ke-3
Disini kita harus benar-benar ekstra hati-hati salah sedikit bisa fatal akibatnya, di jalur ini sangat diperlukan pengaman peralatan climbing seperti tali dan lainnya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, jika sampai kita terjatuh dipastikan akan sampai ke air terjun ke dua dan ke satu dengan bebas, dan bisa dibayangkankan bagaimana kondisi kita. 

Perhatikan setiap langkah dan pijakan kita gan, perjalanan kami seperti dalam film indiana Jones mencari harta karun jika salah melangkah bisa Amsyong deh... 

Air Terjun yang berada di Lebak, Banten - Indonesia
Menyusuri Sungai menuju Curug Ciemas ke - 3
Setelah melewati beberapa jalur yang lumayan bikin kaki gemeteran Akhirnya kami sampai pada titik aman, kemudian dilanjut dengan menyusuri sungai yang airnya lumayan bikin kaki agak sedikit beku. lanjut lagi dengan meyusuri tebing untuk mencapai curug yang kita tuju, sedikit peringatan hati-hati jika pakai celana pendek awas ditempat ini banyak sekali binatang imut penghisap darah (Red. Pacet),

Alhamdulillah akhirnya setelah berkali-kali merangkak di jalur yang terjal, kami pun sampai di curug ciemas yang ke 3, kita bisa bersantai sejenak dan menikmati deburan suara air terjun dan menghirup udara segar disekitarnya yang memang masih bersih, waktu itu kondisi abis turun hujan, menjadikan suasana disana makin dingin. kamipun mencari tempat istirahat untuk menghilangkan rasa lelah dan cape. Sesekali mengambil beberapa gambar untuk diabadikan, segelas kopi hitam panas dan makanan ringan menjadikan pengganjal perut dan penghangat tubuh kami semua, obrolan dan candaan teman-teman yang lain membuat suasana menjadi semakin hangat.

Air Terjun yang berada di Lebak, Banten - Indonesia
Makhluk Imut Penghisap Darah (red : Pacet )
Sampai akhirnya waktu untuk pulang sudah tiba, karena hari udah mulai sore kami pun mempersiapkan diri dan mental, disini kami dihadapkan kembali dengan jalur dan trek yang sama, udah kebayang kaki mulai merinding disko lagi hehehe..

Alhamdulillah berkat lindungan ALLAH SWT kami pulang dengan selamat sentosa tanpa ada kekurangan apapun. 

Perjalanan kami mengunjungi curug ciemas membuat kami berkesan walau perjalanan yang di tempuh cukup panjang dan melelahkan tapi itu tidak membuat kami merasa menyesal, karena  semua rasa itu terbayar lunas dengan pemandangan dan pesona alam yang disuguhkan sungguh menakjubkan.

Berikut video kondisi perjalanan dan air terjun di Curug Ciemas ke 3





---------------------------- END ----------------------------


Mohon maaf jika cara penyampaian informasi dalam postingan ini banyak kekurangan baik itu dari segi bahasa dan alur ceritanya, maklum masih newbie.. hehehe... sampai ketemu lagi pada postingan Ngaprak kami selanjutnya.
Air Terjun yang berada di Lebak, Banten - Indonesia
Foto bersama dengan incu sepuh di depan Curug Ciemas 3
Pesan kami jika kalian mau mengunjungi tempat tersebut bawa tali untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, utamakan keselamatan kalian dan jagan lupa untuk selalu menjaga alamnya, jangan dirusak dan buang sampah sembarangan. 

Salam ngaprak leuweung.
#leuleuweungan

info buat kalian yang ingin pergi kesana bisa meminta bantuan saudara kami ( incu sepuh ) yang ada disana atau bisa hubungi kontak mereka di nomor SMS/Whatsapp dibawah ini :

  1. Dida    > 0857-5953-625
  2. Tedi    > 0857-0372-6720
  3. Wadin > 0858-9020-8331



Monday, February 27, 2017

Ngaprak Leuweung : Curug Ciemas Cisitu Desa Situ Mulya - Part 2

Ngaprak Leuweung Ke Curug Ciemas 2
Curug Ciemas 2
Hi.. Ngaprakers, sesuai janji kami minggu lalu, Artikel ini adalah kelanjutan dari postingan sebelumnya, Ngaprak ke Curug Ciemas Cisitu Situ Mulya Part 1.

langsung aja gan ga usah banyak mukadimah, Cekidot hehehehe...

Perjalanan yang sebenernya baru dimulai disini, bagaimana tidak untuk dapat menuju ke curug ke 2 dan 3, akses yang harus ditempuh begitu extrim. Pertama tracking, kami harus menyusuri bekas longsor karena jalan yang akan dilalui menuju kesana terkena dampak dari longsoran kemarin.

Ngaprak Leuweung Ke Curug Ciemas 2
Kondisi Jalur yang terkena Longsor
walaupun agak sedikit was-was saat melewati jalur tersebut, akhirnya kamipun sampai diujung longsoran, kemudian kami pun melanjutkan perjalanan dengan menyusuri solokan kecil dengan bebatuan yang sangat licin, bebatuan yang banyak ditumbuhi banyak lumut yang menandakan jarang sekali jalur ini dilalui manusia. kami pun harus menerobos semak-semak yang menghalagi jalan kami. dengan bantuan Dida sang Leader kami berperan sebagai pembuka jalan, akhirnya kami bisa melewati semak-semak tersebut dengan mudah.

Ngaprak Leuweung Ke Curug Ciemas 2
Menerobos semak-semak
Hanya beberapa menit saja kita akan sampai ke air terjun ciemas yang kedua, curug ciemas yang kedua ini airnya lumayan lebar seperti tirai. Tapi sayang kita tidak bisa mengambil gambar curug tersebut secara kesuluruhan karena spot untuk pengambilan gambar tidak bisa diambil dari depan curug, padahal air terjunnya sangat bagus.

Karena kondisi spot depan curugnya jurang yang lumayan cukup dalam, akhirnya kami hanya bisa mengambil gambar dari samping curug saja, disana kami tidak bisa berlama-lama hanya mengambil beberapa gambar untuk di abadikan, kemudian melanjutkan kembali perjalanan kami. 

Untuk menuju curug selanjutnya yaitu curug ke tiga kondisi trek lumayan parah aksesnya. dan ditakutkan akan turun hujan lagi, jika sampai hujan turun akan memperlambat perjalanan kami kesana. 

Perjalanan selanjutnya untuk mencapai air terjun yang ketiga, kondisi jalan lebih terjal dan parah. 

kelanjutan  postingan bisa kalian ikuti di episode Ngaprak Kecurug Ciemas Di Cisitu Desa Situmulya Part 3.

Untuk melihat kondisi perjalanan dan kondisi curug ciemas bisa di lihat dalam video dibawah ini


Berikut ini beberapa gambar yang sempet kami abadikan disana :
Ngaprak ke Curug Ciemas 2
Fhandevart sedang berpose, hihihi

Ngaprak ke Curug Ciemas 2
Chaca sedang berpose, hehehe


Monday, February 20, 2017

Ngaprak Leuweung : Curug Ciemas Cisitu Desa Situ Mulya - Part 1

Happy weekend baraya... Gimana Kabarnya ? mudah-mudahan semuannya dalam keadaaan sehat walafiat dan dalam lindungan-Nya. aamiin 

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Curug Ciemas 1
Sudah  lama gak bisa posting kegiatan ngaprak leuweung karena kesibukan dan kegiatan kami masing-masing. Alhamdulillah Kali ini Kami Ngaprakers bisa mengexplore Air terjun yang berada di daerah cisitu yang notabene merupakan daerah kasepuhan yang masih kental dengan adat istiadatnya. Kasepuhan Cisitu merupakan salah satu masyarakat adat yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Halimun Salak. 

Secara administrasi kasepuhan ini terdapat di desa Situ Mulya kecamatan Cibeber kabupaten Lebak Banten. Pekerjaan utama masyarakat di desa ini adalah bertani dan pekerjaan lainnya meliputi tambang emas ilegal, penjahit, pedagang (warung), guru, dan ada beberapa yang berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Dalam postingan ini kami tidak akan membahas atau pun memaparkan tentang semua kegiatan atau budaya yang ada disini. Tapi Kami akan mencoba berbagi cerita bagaimana kami mengunjungi curug ciemas yang ada di daerah  ini. dan curug ini merupakan salah satu air terjun yang berada di kabupaten lebak


Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Curug Ciemas 1 dan 2
Curug ciemas ini memiliki beberapa air terjun dalam 1 lokasi yang berdekatan, katanya sih ada 4 sampai 5 curug, dari rasa penasaran ini lah kami mencoba untuk mengexplore air terjun tersebut. Sebenernya sih dah lama denger cerita soal curug ini cuma baru kali ini kami bisa punya kesempatan untuk kesana. Untuk dapat masuk ke cisitu bisa dilalui melalui Jalan lintas bayah-cikotok dan dari arah Jawa Barat yaitu Cimaja pelabuhan ratu. Titik poin pertigaan atau simpang berada di daerah pasir kuray kemudian melewati daerah kasepuhan cisungsang sampai kita menemukan perkampungan maka kita sampai ke cisitu. 

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Istirahat Sejenak sambil selfie dulu gan..
Untuk menuju ke curug ciemas kami tidak merasa bingung walaupun kami belum pernah sama sekali kesana. Karena kami memang punya saudara anak-anak sana (incu sepuh) yang siap membantu mengantar kami kesana. Start awal perjalanan kami dimulai dari balai pertemuan atau orang sana biasa menyebutnya (Ajeng), waktu itu yang mengantar kami tiga orang yaitu Dida, Tedi (Ute) dan Wadin (Boriez)

Sebenarnya untuk menuju curug ciemas bisa dilalui dengan menggunakan motor tapi sayang jembatan penghubung yang akan di lalui mengalami kerusakan parah karena kena banjir akibat hujan yang selama 3 hari berturut – turut gak berhenti. Akhirnya kami pun memutuskan untuk jalan kaki. Memang sih waktu yang ditempuh akan terasa lama, tapi antusias kami tidak menjadikan jarak sebagai masalah yang penting kami bisa kesana. Hehehe... 

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Jembatan penghubung yang rusak
Waktu itu kita membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam dari balai pertemuan. Selama perjalanan kami disuguhkan pemandangan pesawahan yang masih hijau dan bukit-bukit yang berada di sekitar nya. Sesekali kita istirahat sejenak walau hanya untuk meragangkan kaki yang sudah merasa pegal. dirasa cukup untuk istrahat kamipun melanjutkan  perjalanan kami Sampai akhirnya kami menemukan jembatan penyebrangan yang sudah putus dan rusak parah yang tidak bisa dilalui sama sekali, kami pun memutar arah mencari jalan untuk menyebrang sampai akhirnya menemukan jembatan alternatif yg sudah dibuat dari bambu. 

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Curug Ciemas 1 dan 2 
Perjalananpun dilanjutkan kembali sampai menemukan jembatan penghubung yang rusak lagi. Tapi alhamdulillah jembatan yang baru sudah jadi dan bisa dilalaui kembali. Sampai akhirnya kami harus traking menyusuri jalur pesawahan dengan jalan yang agak menanjak. Setelah melalui tanjakan akhirnya kami sampai ke curug ciemas Alhamdulillah dengan rasa senang dan sedikit ngos-ngosan kami sampai juga di curug ciemas. disana terlihat ada 2 curug yang pertama terlihat jelas dan yang satunya lagi terhalang oleh popohanan

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Dimanapun berada Selfie seperti suatu keharusan he.he
Tanpa berlama-lama kita pun langsung pada point utama yaitu sesi foto-foto disana. Hehehe... Setelah merasa puas berfoto dan berselfi ria kita pun mencari tempat untuk menghilangkan rasa lapar dan haus kami, untungnya gak jauh dari sana ada gubuk atau saung kita manfaatkan untuk makan karena memang sudah dipersiapkan sebelumnya. 

Setelah makan usai kita kebingungan karena air minum kita sudah habis waktu dalam perjalanan, bukan anak leuweung namanya kalo masih bingung dengan minum. Kitapun memanfaatkan air yang ada dan peralatan masak yang ada di gubuk tersebut, hehehe... 

Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Foto bareng with anak-anak incu sepuh
Gak lama setelah kita istrahat dan merencanakan perjalanan selanjutnya untuk menuju air terjun berikutnya, cuaca mulai tidak bersahabat dan hujan pun mulai turun, sambil menunggu hujan reda kami mempersiapkan air panas untuk perbekalan nanti melanjutkan perjalanan, karena memang perjalanan selanjutnya akan semakin berat,
Ngaprak Ke Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Curug Ciemas Desa Situ Mulya
Kelanjutan postingan ngaprak ke curug ciemas part 2 

Untuk mengetahui kondisi jalan dan curugnya bisa dilihat dari video dibawah ini, jangan lupa Subscribe ya gan..